Pola Asuh Keluarga, Status Ekonomi dan Pelayanan Kesehatan Posyandu Dimasa Pandemi Covid-19 Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 1-5 Tahun
Family Parenting Patterns, Economic Status and Posyandu Health Services during Covid-19 Pandemic With Stunting Incidents in Toddlers Aged 1-5 Years
DOI:
https://doi.org/10.53801/sjki.v1i4.44Keywords:
pelayanan posyandu kesehatan, pola asuh keluarga, status ekonomi, stuntingAbstract
Pendahuluan: Prevalensi stunting di Indonesia masih di atas 20%, artinya belum mencapai target WHO yaitu di bawah 20%. dan gemuk. Prevalensi balita pendek mengalami peningkatan dari tahun 2016 yaitu 27,5% menjadi 29,6% pada tahun 2017.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh keluarga, status ekonomi, dan Pelayanan Kesehatan Posyandu selama Pandemi Covid 19 dengan Kejadian Stunting di Balita di Puskesmas. Padarincang Kabupaten Serang-Banten Tahun 2021.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Populasi penelitian ini adalah 1.319 balita yang mengalami stunting di Puskesmas Padarincang tahun 2020 dan sampel 91 balita menggunakan teknik Accidental Sampling. Metode analisis data menggunakan Chi-Square Test dengan SPSS
Hasil: hasil statistik diperoleh nilai asymp.sig untuk pola asuh keluarga (P-Value = 0,005), status ekonomi (P-Value = 0,000), pelayanan Posyandu Kesehatan (P-Value = 0,951).
Kesimpulan: Ada hubungan antara Pola Asuh Keluarga dan Status Ekonomi dengan Kejadian Stunting pada Balita.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



