Aktifitas Fisik, Riwayat Dismenore Keluarga dan Kecemasan dengan Dismenore pada Remaja
Physical Activity, Family History of Dysmenorrhea and Anxiety with Dysmenorrhea in Adolescents
DOI:
https://doi.org/10.53801/sjki.v1i1.4Keywords:
aktifitas fisik, dismenore, kecemasan, riwayat keluargaAbstract
Pendahuluan: Masalah nyeri haid merupakan masalah yang sering dikeluhkan oleh para wanita, terutama pada usia remaja. Kondisi ini bisa bertambah parah jika dibarengi dengan kondisi psikologis yang tidak stabil, seperti stres, depresi, rasa cemas yang berlebihan, serta kesedihan atau kebahagiaan yang berlebihan.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik, riwayat keluarga dismenore dan kecemasan dengan dismenore pada remaja di SMK Wijaya Kusuma Jakarta Selatan tahun 2020.
Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah Remaja Putri di Smk Wijaya Kusuma. Jadi sampel yang dibutuhkan adalah 86 responden.
Hasil: Hasil uji hipotesis chi square diperoleh p-value sebesar 0,035 maka dapat disimpulkan terdapat hubungan aktivitas fisik dengan kejadian dismenore pada remaja di SMK Wijaya Kusuma Jakarta Selatan tahun 2020. Selain itu diperoleh skor Odds Ratio (OR) sebesar 3,874 Artinya responden yang rutin melakukan aktivitas fisik mempunyai peluang 3,874 kali untuk mengalami dismenore ringan dibandingkan dengan responden yang tidak rutin melakukan aktivitas fisik. Terdapat hubungan kecemasan terhadap dismenore pada remaja di Smk Wijaya Kusuma Jakarta Selatan tahun 2020 dengan p-value sebesar 0,012 dan Odds Ratio (OR) sebesar 3,539.
Kesimpulan: Kesimpulannya terdapat hubungan antara aktivitas fisik, riwayat dismenore dalam keluarga dan kecemasan dengan dismenore pada remaja di SMK Wijaya Kusuma Jakarta Selatan Tahun 2020. Saran bagi remaja untuk dapat rutin melakukan aktivitas fisik sehari-hari seperti berolahraga dan beraktivitas. pekerjaan rumah untuk mengurangi dismenore.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



