Determinan Stunting pada Balita Usia 12-59 Bulan di Puskesmas Bojongsari Kota Depok
Determinants of Stunting in Toddlers Aged 12-59 Months at Bojongsari Community Health Center, Depok City
DOI:
https://doi.org/10.53801/sjki.v1i2.22Keywords:
ASI ekslusif, balita, berat badan lahir, stuntingAbstract
Pendahuluan: Khusus kelompok usia 12-24 bulan, laporan hasil penimbangan balita tingkat kelurahan di Kota Depok menunjukkan bahwa kelurahan depok merupakan kelurahan yang mempunyai prevalensi stunting tertinggi (22,3 %).
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan berat badan lahir, ASI eksklusif, status imunisasi, dan pemberian makan bayi dan anak terhadap kejadian stunting pada balita di Puskesmas Bojongsari Tahun 2021.
Metode: Responden dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang mempunyai balita stunting usia 12-59 bulan yang berada di wilayah Puskesmas Bojongsari. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi yang diambil balita yang mengalami stunting berjumlah 130 responden dan jumlah sampel sebanyak 97 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah rumus Lemeshow dengan purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan primer dengan analisis univariat dan bivariat. Data diolah dengan menggunakan SPSS 25.
Hasil: Hasil uji statistik Chi-square untuk variabel berat badan lahir (p-value = 0.027), pemberian ASI eksklusif (p-value = 0.038), status imunisasi (p-value = 0.036) dan pemberian makanan bayi dan anak (p-value = 0,000).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara berat badan lahir, ASI eksklusif, status imunisasi, dan pemberian makan bayi dan anak terhadap kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di Puskesmas Bojongsari Kota Depok Tahun 2021.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



