Pengaruh Pemberian Jahe Merah dan Personal Hygine terhadap Penyembuhan Luka Prenium Pada Ibu Nifas 0-7 Hari
Pemberian Jahe Merah untuk Meningkatkan Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas
DOI:
https://doi.org/10.53801/sjki.v3i2.189Keywords:
ibu nifas, jahe merah, personal hygine, penyembuhan luka perineumAbstract
Latar Belakang: Penyembuhan luka perineum yang baik adalah 6-7 Hari setelah persalinan. Luka dinyatakan sembuh apabila luka kering, tidak ada kemerahan tidak ada pembengkakan, jaringan menyatu dan tidak nyeri Ketika untuk duduk dan berjalan. Salah satunya adalah pemberian jahe merah dan personal hygine terhadap peyembuhann luka perineum.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh jahe merah dan personal hygine terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas 0-7 hari di PMB H, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang Banten Tahun 2022.
Metode: Metode penelitian ini adalah metode quasi eksperimen dengan desain penelitian pre-test and post-test control group design, teknik sampling dengan rendom sampling sebanyak 20 responden dengan kriteria ibu post partum dengan robekan pereneum grade II di PMB H Tahun 2022. Variabel penelitian ini adalah pemberian jahe merah, personal hygine dan penyembuhan luka perineum. Instrumen penelitian dengan Kuesioner, analisis yang digunakan menggunakan SPSS.
Hasil: Hasil penelitian ini pada variable pemberian jahe merah terhadap penyembuhan luka nilai p-value 0,000 (p – value <0,005), dan personal hygine terhadap penyembuhan luka dengan nilai p-value 0,000 (p – value <0,005)
Kesimpulan: Variabel Jahe merah dan personal hygine berpengaruh terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas 0-7 hari di PMB H, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang Banten Tahun 2022.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



