Hubungan Pola Asuh, Pola Asih, dan Pola Asah Ibu dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 12-59 Bulan
DOI:
https://doi.org/10.53801/sjki.v3i2.180Keywords:
pola asuh, pola asih, pola asah, stuntingAbstract
Latar Belakang: Indonesia termasuk negara yang berada pada posisi ke 115 dari 151 negara di dunia, dengan jumlah stunting sekitar 24,4%. Data prevalensi balita stunting berdasarkan provinsi, Jawa Barat mencapai 24,5% atau sekitar 874.650 balita dari 27 Kabupaten kota termasuk Kabupaten Sumedang. Kabupaten Sumedang sendiri diperoleh data stunting mencapai 22,0%. Desa Sukajaya menjadi salah satu desa yang angka kejadiannya mengalami kenaikan sebanyak 8,5%. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti dilapangan salah satu faktor penyebab stunting yaitu pola asuh, asih dan pola asah ibu yang kurang baik.
Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh, Pola Asih, dan Pola Asah dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 12-59 Bulan di Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan.
Metode: Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan rancangan study Cross-Sectional. Dengan jumlah sampel sebanyak 72 orang, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan quota sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner. Analisa data dilakukan dengan cara analisa univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square.
Hasil: Hasil Analisa didapatkan hubungan antara pola asuh (P-value=0.005 dan OR=0,249), pola asih (P-value = 0,0000 dan OR=0,040), dan pola asah (P-value=0.006 dan OR=0,086) dengan kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan di Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan tahun 2022.
Kesimpulan: Ada hubungan antara pola asuh, pola asih, dan pola asah dengan kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan di Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan tahun 2022.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



