Hubungan Pengetahuan Ibu, Pendamping Persalinan, dan Massage Effleurage terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I di PMB Ruswanti, S.ST Cibeureum Bogor Tahun 2022
The Relationship between Mother's Knowledge, Childbirth Companions, and Effleurage Massage on Reducing First Stage Labor Pain at PMB Ruswanti, S.ST Cibeureum Bogor in 2022
DOI:
https://doi.org/10.53801/sjki.v2i4.155Keywords:
pendamping, pengetahuan, pijat effleurage, nyeriAbstract
Pendahuluan: Persalinan merupakan suatu kondisi yang dialami oleh ibu hamil di seluruh dunia. Persalinan normal (fisiologi) adalah proses lahirnya janin cukup bulan (37-42 minggu) dan plasenta melalui janin lahir secara spontan tanpa adanya masalah atau komplikasi. Persalinan dibagi menjadi 4 kala yaitu kala I, kala II, kala III, dan kala IV. Tahap pertama terbagi menjadi 2 tahap, yaitu tahap pembukaan laten (1-3) dan tahap pembukaan aktif (4-10 selesai).
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu, penolong persalinan, dan pijat effleurage terhadap penurunan nyeri persalinan kala I di PMB Ruswanti., S.ST Bogor tahun 2022.
Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan di PMB Ruswanti, S.ST. Jumlah sampel penelitian sebanyak 44 responden dengan menggunakan metode non-probability sampling dengan cara Accidental Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner skala guttman, analisis bivariat menggunakan Chi-Square.
Hasil: Hasil penelitian adalah 18 atau (40,9%) responden dengan penurunan nyeri persalinan kala I ringan dan sedang, 31 atau (70,5%) responden yang memiliki pengetahuan kurang, 24 atau (54,5%) responden dengan penolong persalinan yang baik. , 23 atau (52,3%) pernah menjalani pijat effleurage. hubungan pengetahuan ibu dengan penurunan nyeri, dengan chi-square p-value 0,046, hubungan pertolongan persalinan dengan p-value 0,001, dan hubungan pijat effleurage dengan p-value 0,001 (p- nilai <0,05).
Kesimpulan: Pada penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan penurunan nyeri, dengan p-value chi-square sebesar 0,046, terdapat hubungan pertolongan persalinan dengan p-value sebesar 0,001, dan terdapat hubungan antara pijat effleurage dengan nilai p sebesar 0,001 (nilai p <0,05).
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



