Hubungan Asupan Makanan, Sosial Ekonomi dan Peran Petugas Kesehatan dengan Status Gizi Balita
Relationship between Food Intake, Socio-Economics and the Role of Health Workers with the Nutritional Status of Toddlers
DOI:
https://doi.org/10.53801/sjki.v2i4.144Keywords:
balita, ekonomi, gizi, makanan, petugasAbstract
Pendahuluan: Masalah gizi lebih rentan dialami oleh anak-anak. Hal tersebut juga akan menurunkan tingkat produktivitas, menghambat pertumbuhan sel-sel otak yang mengakibatkan ketidaktahuan dan keterbelakangan mental.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan asupan makanan, sosial ekonomi dan peran petugas kesehatan dengan status gizi balita di Desa Ciasmara Tahun 2022.
Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Dalam penelitian ini populasinya adalah Balita di Desa Ciasmara sebanyak 806 balita. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan Sampling Insidental atau Accidental Sampling. Jadi sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 89 responden. Untuk mengolah datanya Peneliti menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diketahui hubungan asupan makanan dengan status gizi balita yaitu nilai P-value = 0,006, hubungan sosial ekonomi dengan status gizi balita yaitu nilai P-value= 0,000 dan hubungan peran tenaga kesehatan dengan status gizi balita yaitu nilai P-value = 0,026.
Kesimpulan: Ada hubungan asupan makanan, sosial ekonomi dan peran petugas kesehatan dengan status gizi balita di Desa Ciasmara Tahun 2022.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



